Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung dari kecukupan zat-zat itu. Namun begitu, setiap orang belum tentu membutuhkannya. Orang normal yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen dan multivitamin. Tetapi ada pula yang tetap membutuhkan suplemen tambahan tersebut, siapa saja mereka? 1. Seorang wanita Mulai usia 20-an, manusia secara bertahap kehilangan massa tulang. Pada wanita, proses ini bertambah cepat setelah menopause. Untuk memperlambat proses kehilangan massa tulang, minumlah suplemen kalsium. Rekomendasi: 1.200-2.500 mg per hari 2. Pria usia di atas 50 tahun Masalah yang kerap dialami pria usia ini adalah perbesaran prostat. Ini bisa mengganggu acara buang air kecil. Pertimbangkan untuk mengonsumsi saw palmetto, yang bermanfaat meringankan inflamasi (peradangan) dan memengaruhi kadar hormon yang terkait dengan prostat. Rekomendasi: 160 mg, dua kali sehari 3. Vegetarian Vegetarian ketat yang menghindari semua makanan hewani dapat memperoleh gizi seimbang dari bermacam buah, sayur, dan biji-bijian. Namun, ada satu gizi yang tak bisa dipenuhi, yaitu vitamin B12 yang ditemukan pada daging, telur, ikan dan produk susu. Rekomendasi: 100 mcg per hari 4. Olahragawan Keranjingan olahraga yang intensif dan lama bisa merusak serat otot. Aktivitas olahraga terlalu keras juga tak baik, terutama untuk orang yang sudah berumur. Suplemen magnesium baik untuk otot olahragawan. Rekomendasi: 200 mg per hari 5. Sedang Berdiet Diet untuk menurunkan berat badan dapat memicu rasa lapar, juga dapat menyebabkan kadar gula darah naik-turun. Kromium bermanfaat membantu tubuh memproses lemak dan mencegah perubahan gula darah secara drastis. Rekomendasi: 200 mcg, dua kali sehari 6. Merokok Zat gizi dari suplemen tidak membantu mengurangi risiko penyakit jantung, paru-paru, dan kanker karena merokok. Namun, vitamin antioksidan, antara lain dari teh hijau, dapat memerangi sejumlah efek buruk merokok. Rekomendasi: 250 mg vitamin antioksidan, dua kali sehari 7. Mengonsumsi alkohol Konsumsi alkohol secara berlebihan merampas sejumlah nutrisi penting dalam tubuh. Kelebihan konsumsi minuman keras ini meningkatkan risiko penyakit hati dan sejumlah masalah kesehatan lain. Cara terbaik menjaga kesehatan adalah mengurangi konsumsi minuman keras dan menambah asupan vitamin C. Rekomendasi: 1.000 mg per hari. Sumber : kompas.com | |||
Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...
Comments
Post a Comment