Skip to main content

MENJADI IBADAH ANAK KITA MENYENANGKAN

Bismillahirrahmanirrahim.
🌸Menjadi Ibadah Anak Kita Menyenangkan🌸
Oleh ibu Elly Risman,Psi.
Rabu, 30 Agustus 2017
Resume by Lathifah Barkah

Kenapa ibadah perlu menyenangkan?
- karena yang mau kita latih itu adalah anak-anak
- karena tujuannya adalah sesuai perintah Allah, akan jadi penyembah Allah.
 💖 dan agar menjadi ibadah yang baik benar, maka harus ada kerjasama orang tua. Tidak bisa ibunya saja, atau hanya ayahnya saja.

Cara omong sama anak :
- kita harus memposisikan diri 2-3 tahun di atas anak kita.
-ajarkan perasaan pada anak. Karena yang berkembang duluan adalah pusat perasaan

💖Semua anak sesuai apa yang kita ajarkan kepada anak.

Tanggung jawab orang tua :
- membentuk kebiasaan dan meninggalkan kenangan. ➡ faham, tidak terbebani dan tidak menolak.

Kita mau meninggalkan kenangan apa? Mau kenangan jelek atau kenangan indah?
(Tanyakan pada diri masing-masing, lihat pada diri masing-masing. Apakah sudah memberikan kenangan indah?)

Buatlah anak SUKA dan BAHAGIA

➡ ingat, Anak adalah TITIPAN ALLAH
Ada malaikat yang terus melihat kegiatan kita. Kalau melukai anak kita, maka Allah juga marah.
➡ anak adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan ke pemiliknya.
➡ anak-anakmu bukan pilihanmu, tapi takdir. Jadi baik anak ataupun kita orangtuanya tidak bisa memilih. Maka terimalah takdir itu sebaik2nya.

Tantangan mengajarkan anak beribadah menyenangkan :
💖 dari dalam diri dan pasangan ➡ selesaikan urusan diri sendiri dan pasangan :
- Dulu diajarkan beribadahnya gimana?
- Rasanya gimana?
- Apakah pemahaman agamanya terbatas atau tidak?
- ingat dari awal pernikahan, bahwa tujuan hidup anak dan seluruh keluarga adalah penyembah Allah.
- dan ingat juga, bahwa penanggungjawab utama adalah AYAH
Ayah harus menggariskan semua hitam di atas putih mau jadi apa anak kita.
- kesimpulan dari penelitian Harvard : anak-anak yang dekat dengan ayah menjadi orang dewasa yang suka menghibur orang lain, punya harga diri yang tinggi, prestasi akademis di atas rata-rata, lebih pandai bergaul.
Berapa menit masing-masing anak dapat berbicara dan berinteraksi dengan ayah?
- apakah komunikasi tergesa-gesa? Apakah pesan sampai.

💖 mengasuh generasi alpha
- generasi Y lahir tahun 1980-1994
- generasi z lahir tahun 1994-2009
- generasi alpha lahir 2010-2025 : mereka hidup dengan Internet, semua serba cepat, instan, biasa multiswitching (dari BBM ke kine ke FB, dll), memiliki tata nilai yang berbeda.

"Orang kalau diabaikan perasaannya, dari ujung rambut hingga ujung kaki tidak akan berharga dirinya."

Ibadah, iman, akhlak letaknya di pre frontal Cortex (PFC) ➡ di dahi.
Maka mereka tidak bisa ambil keputusan.
Kalau akademis ada di dalam otak anak.
Kalau anak sudah kecanduan pornografi, PFC yang diteliti seperti PFC nya orang stroke.

💖 beban pelajaran yang berat
💖 peer presure
💖 ancaman dari agama & kepercayaan lain
💖 perubahan nilai dalam masyarakat kita

Untuk tantangan ini, maka Mulai dari mana?
➡selesaikan urusan dengan diri sendiri dan pasangan. Selesaikan PR-PR masa lalu. PR masa lalu ini adalah PR saat masa kecil, yang pernah disakiti saat masa kecil. Maafkan. Minta sama Allah untuk selesaikan.
➡ mulai dari ibu bapaknya
➡ sadari : "sasaran tembak" pengasuhan
➡ kenali keunikan & tahapan perkembangan otak anak

Kenapa harus berubah?
💖 karena Anak Ikut Role Model :
Anak akan ikut sama persis ayah ibunya.
Kita hutang banyak banget sama anak kita.

Saat kita salah pengasuhan, maka kita berarti menabung untuk kesalahan yang sama dalam mendidik cucu kita.

Bermula-lah dari ibu bapaknya!
Jadi orang tua itu harus berpartnership.
Tujuan berkeluarga : menjadikan anak yang mencinta Allah dan BAHAGIA

Hasil penelitian Bu Elly Risman :
Jika ada orang tua yang berzina, yang tahu pertama adalah Allah lalu anaknya. Anak yang tadinya Sholih, tahu-tahu tidak bisa diatur. Kalau salah satu orang tua yg telah berzina itu belum taubat, anaknya akan sulit berubah.

Mengasuh anak tidak bisa tergesa-gesa
- Anak usia 1-5 tahun : butuh 20 tahun masa pengajaran
- anak usia 5-10 tahun : butuh 15 tahun masa pengajaran
- anak usia 10-15 tahun : butuh 10 tahun masa pengajaran.

Siapa anak kita ?
- masing-masing anak kita UNIK
Sambungan dari korteks (otak belakang) ke PFC baru bersambung di usia 20 tahun (hasil penelitian ilmuan luar dan dalam negeri). Tapi kalo dalam Islam otak itu bersambungan itu di usia 14 tahun (Aqil baligh)
- hilangnya masa kanak-kanak akan mengakibatkan masyarakat yang kekanak-kanakan.
Jadikan anak kita tidak hanya terpelajar, tapi terdidik.

Anak bukan saja BISA tapi SUKA beribadah,
Maka jadikan anak yang menjadikan ibadah itu hal yang menyenangkan.

Jadi kita identifikasi dulu anak kita udah di tahap apa, baru KENAL kah, baru TAHUkah atau sudah ke tahap SUKA

- ada anak SUKA tapi GAK MAU ibadah. Bisa jadi memang anak baru di tangga TAHU.

Contohnya sholat. Kalau ngajakin anak anak sholat,  tapi masih main main, gapapa. Karena memang tahapannya belum wajib. Tapi harus tetap dikasih tahu caranya dan dibiasakan sholat

Semoga Allah mudahkan kita semua
-----------
Silakan yang mau share, semoga ada manfaatnya untuk kita semua. Dan semoga ibu Elly Risman dan keluarga senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam hidup dan senantiasa diridhoi Allah. Aamiin YRA

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...