Skip to main content

Kerangka Aktifitas Pendidikan Berbasis Fitrah dan Akhlaq

πŸ”° πŸ”°
2018-2020


¶ Cluster Usia : Pre AB 0-6 thn
¶ Referensi:
- Tarbiyatul Aulad
- Prophetic Parenting
- 10 Materi Pokok HEbAT Community
- Fitrah Based Education
- Pengembangan tematik diknas

1⃣ Penguatan dan Tema FBE untuk orangtua

Outputnya :
- Menggugah kesadaran
- Menguatkan pemahaman
- Menerapkan yang dipahami
- Melakukan refleksi hasil penerapan

πŸ’ž QS. Ar-Ruum ayat 30 dan QS. Al-A'raaf ayat 172 - 173
πŸ’ž Kewajiban Mendidik
 Fitrah Orang Tua (keimanan, emosional, akal)
πŸ’ž Pengenalan 8 Fitrah Anak
πŸ’ž Tazkiyatun Nafs
πŸ’ž Makna dan Fungsi HE
πŸ’ž Visi, misi, tujuan, maksud penciptaan
πŸ’ž Komunikasi produktif ayah dan bunda
πŸ’ž Belajar bersama tentang HE
πŸ’ž EMISOL terhadap potensi unik orangtua
πŸ’ž Perkuat bonding bersama anak
πŸ’ž Perkaya wawasan anak dengan berbagai konsep pendidikan saat usia sekolah
πŸ’ž Iqra' dan Tholabul 'Ilmi

2⃣ Penguatan dan Tema FBE untuk anak

✓ Fokus dan Penekanan
- Fase egosentris
- Perkaya pengalaman aktifitas sensor motorik
- Kuat dalam aktifitas imajinasi dan abstrak
✓ Peran sosial & penilaian
- Anak usia ini belum punya tanggungjawab sosial
- Aamati dan dokumentasikan pengalaman belajar spontannya
✓ Relasi anak dan orangtua
Anak sebagai subjek bermain, orangtua sebagai fasilitator
✓ Pencapaian yang diharapkan :
1. Fitrah Keimanan
--> Anak menyadari Allah sebagai Rabb/pencipta (Tauhid Rubbubiyah), dengan imaji dan kecintaan
2. Fitrah Perkembangan
--> Anak mendapatkan haq pendidikan melalui manajemen ASI
3. Fitrah Belajar dan Nalar
--> Anak mengenal dan memahami bahasa ibunya
--> Anak memahami kearifan lokal (nilai nilai baik lingkungan terdekat)
--> Perawatan&penguatan konsep alam sekitar melalui imaji dan abstraksi (bermain bersama alam)
4. Fitrah Bakat dan Kepemimpinan
--> Mengenal konsep diri dan sifat uniknya melalui imaji positif
5. Fitrah Seksualitas dan Cinta
--> Mengenal dan memahami konsep identitas gender melalui kelekatan dengan ayah&ibu
6. Fitrah Estetika dan Bahasa
-->  Penguatan konsep keindahan melalui inderawi dan imaji (abstraksi)
7. Fitrah Individual dan Sosialitas
--> Penguatan egosentris dalengan menghargai Ego dan pemuasannya
8. Fitrah Jasmani
--> Anak mengenal dan memahami pola kebutuhan makan, tidur, bersih dan gerak

Tema FBE :
1. Diri sendiri
- Aku
- Panca indra
- Kesukaanku
2. Lingkungannya
- Keluargaku
- Guna, macam dan jenis rumah
- Bagian, perkakas, dan Lingkungan rumah
- Taman, Kebun, Halaman
3. Kebutuhanku
- Makanan & minuman
- Pakaian
- Kebersihan & kesehatan
- Keamanan
4. Binatang
- Jenis & Ciri binatang
- Tempat & hidup binatang
- Makanan, bahaya dan guna binatang
5. Tanaman
- Macam & fungsi tanaman
- Bagian tanaman
- Memelihara tanaman
6. Rekreasi
Tempat rekreasi, kendaraan, macam-macam kendaraan
7. Pekerjaan
Macam-macam pekerjaan, tempat bekerja, perlengkapan bekerja, hasil pekerjaan
8. Air Udara Api
Manfaat air, sumber air, kegunaan udara, sumber api, sifar api, warna api
9. Alat Komunikasi
Macam-macam alat komunikasi, bentuk alat komunikasi, benda pos
10. Tanah Airku
Nama negara, lambang negara, warna bendera, hari-hari besar
11. Alam Semesta
Macam-macam gejala alam, matahari bulan bintang bumi, Kehidupan di kota, desa, pesisir dan pegunungan.

✓ Bentuk kegiatan/metode : Experiental Learning
Game
Simulasi
Outbond
Tadabbur alam
Nonton bareng
Olahraga
Bermain peran
Camping, dll
* (Outdoor + Indoor)

3⃣ Community Based Education
(CBE)

✓ Diharapakan keluarga besar HEbAT Bandung, memahami dan mempraktekkan :
1) Apa dan Bagaimana CBE
2) Urgensi CBE
3) Kesadaran mendidik berjama'ah
4) Kegiatan bersama keluarga di lingkungan sekitar maupun antar keluarga HE
5) Inisiasi dan Koordinasi Bentuk CBE
a. Organized or Non Organized
b. Formal or Non Formal
6) Kerjasama Jaringan
a. Antar Lembaga
b. Antar Komunitas
c. Lingkungan Masyarakat terdekat, dsb

✓ Kegiatan berupa:
Online ➡ diskusi, sharing session, KulWAp, bedah buku, dsj
Offline ➡ aktivitas bersama keluarga, outing, playdate, training, seminar, workshop, club bakat, dan lain lain
----------------------------------------------------
πŸŒ€Dirancang oleh:
Pengurus Daerah Bandung

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...