Skip to main content

MEMBUAT SKETSA DAUN

7 September ·


Pagi ini seperti biasanya, alula selalu ikut kalau mama nya belanja. Setelah pulang belanja saya berinisiatif untuk meminta beberapa macam daun pd rumah tetangga.

Tidak lupa saya meminta izin dulu sebelum memetiknya, karena anak itu mesin peniru yg canggih. Kelak mereka akan mencontoh apa yg kita lakukan. Bukan apa yg kita perintahkan. Jadi jangan banyak nyuruh ini itu sama anak ya, tanpa memberi contoh yg seharusnya! ^^v

Alhamdulillah saya dapet 4 macam daun yg dikenal.. Jambu biji, Jeruk, Mangga dan Kersen.. Takut2 nanti ditanya sama alula, "mam ini daun apa" dan saya ga bisa jawab, nanti gimanaa gitu yaaa.. hehe.. Walaupun sebenernya, ga apa2 sih klo kita ga tau. Tinggal jawab aja yg jujur, klo mama ga tau. Nanti kita cari tau sama2 yaaa... Tinggak jawab gitu

Tapi karena daun ini mau dijadiin materi#bermaindanbelajar hari ini, setidaknya saya harus menguasai nama2 daun nya ^^v

Setelah mendapatkan 4 daun tadi, kemudian saya siapkan buku gambar dan pensil warna ( saya pilih warna hijau )
Kemudian saya simpan daun di halaman buku gambar, lalu tutup daun tsb dengan halaman berikutnya. Setelah itu buat coretan memakai pensil warna pada halaman yg menutupi daun tsb. Nanti akan tampak guratan2 tulang daun di sketsa tsb.
Keren kaaan ide permainan dr buku Main Yuk EBM!!! Simple, mudah di dapat, ilmu nya sangat bermanfaat

Setelah saya contohkan, ternyata alula bisa meniru nya. Foto yg terbawah adalah hasil karya alula ^^v usaha yg bagus naaak!!

Ada yg tau ga, alula bikin sketsa daun apa hayo??

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...