Skip to main content

MOSAIK BINTANG

Baru aja sembuh dari demam nya, kemarin pagi alula disodorin kertas warna - warni
cerita nya mau bikin mosaic, ngikutin contoh yg ada di buku MAIN YUK #EnsiklopediBocahMuslim

walaupun masih lemes, alula tertarik sm tugas nya. ^^v
satu persatu alula tempelin kertas nya sesuai instruksi mamam nya...

Finally,,, TARRAAAA jadilah mosaik bintang ala alula #33m8d

yang mau ngikutin buat bahan #bermain&belajar di rumah nya, boleh disimak apa aja yg diperlukan. di foto udah ada sebenernya. tapi klo foto nya burem kan jadi ga jelas ya ^^v hehe
1. siapkan kertas warna dg 5 warna yg berbeda. saya pilih warna ungu, biru, kuning, orange dan pink

2. pensil / pulpen. gambar bentuk segitiga masing 4 buah, pada 2 kertas warna berbeda (kuning dan orange ), dan 1 buah lingkaran pada warna yg berbeda (pink)

3. gunting. gunting sesuai bentuk yg telah digambat tadi. jika anak sudah bisa menggunting, maka instruksikan kpd anak untuk mengguntingnya. kalo alula sih belum bisa, jadi mama nya deh yg gunting ^^v

4. lem kertas / double tip. instruksikan kepada anak untuk menempel potongan kertas tadi dg menggunakan lem atau double tip. karena alula ga suka lem, katanya "lengket tangannya" dan bawaannya pengen cuci tangan atau engga di lap ke baju nya ^^v , jadi saya pake double tip

Tujuan dari bermain&belajar kali ini adalah :
- mengenalkan warna pada anak
- melatih keterampilan anak ( menggunting dan menempel )
- melatih daya konsentrasi anak
- melatih daya imajinasi anak

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...