Skip to main content

SARANG LEBAH

8 September · 





Materi #bermaindanbelajar kali ini adalah tentang SARANG LEBAH berbentuk SEGI ENAM

Sebenernya saya penasaran dari pernyataan yg tertulis di buku Main Yuk EBM. Dijelaskan bahwa bentuk segi enam itu akan menampung isi yg lebih banyak dibanding dg bentuk persegi atau segitiga.

Saya membuktikan nya dengan cara membuat 3 wadah dg bentuk yh disebutkan tadi. Saya membuatnya dari kertas warna. Mungkin akan lebih bagus lagi jika menggunakan karton atau kardus tipis.

Pertama, saya buat dulu persegi panjang, ketiga nya harus sama antara panjang dan lebar nya. Barulah kemudian dibentuk menjadi 3 wadah tsb.

Setelah jadi wadah, barulah saya libatkan alula dalam uji coba nya. Siapkan beras sebanyak wadah segienam, kemudian simpan di mangkok, dan siapkan sendok.

Permainan ini adalah favorit alula, saya tidak perlu lagi memberikan instruksi. Alula dg otomatis akan memindahkan beras itu ke wadah yg telah disediakan. ^^v
Urutan pertama, saya sodorkan wadah segienam ( A ) , kedua persegi ( B ), yg terakhir segitiga ( C ).
Sebenarnya aturan mainnya, setelah wadah A terisi penuh, maka beras itu dipindahkan ke wadah B, lalu dipindahkan k wadah C
Tapi untuk alula, saya modif nih permainan nya. Setelah wadah terisi penuh, kembalikan beras ke mangkok dan seterusnya. Alula sangat antusias dg uji coba yg satu ini ^^v

Nah hasilnya membuktikan bahwa beras dari wadah A, saat dipindahkan ke wadah B ternyata ada sebagian yg tumpah berceceran di lantai. Dan ketika beras dari wadah B dipindahkan ke wadah C, beras nya pun tumpah, bahkan wadahnya jd bocor ^^v ihihi Wajah alula pun sampai kaget gitu :p (*itu mh kesalahan ada di saya, kurang kokoh dan kurang nempel kertasnya*)

Saya baru tau, ternyata dengan ukuran kertas yang sama, bentuk segienam memiliki volume yg lebih besar dari persegi dan segitiga

Tapi LEBAH udah tau dari dulu yaaa, maka nya para lebah membangun SARANG nya dg bentuk SEGIENAM.
atas perintah Allah SWT tentunya ( QS An-Nahl : 68 )

Iya gitu bentuk sarang lebah itu segienam? Itu contoh nya ada di buku Story Of Honeybee ko, tapi klo masih ga percaya, boleh amati langsung sarang lebah nya ^^v hehehe

Itulah manfaat dari buku, memberikan informasi yg kita ga tau dan ga bisa cari tau sendiri secara langsung, ya misalnya kaya mengamati sarang lebah. Hehehe

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...