Skip to main content

PILAR BISNIS ONLINE


Bagaimana Cara Mengoptimasi Bisnis Online yang Anda Jalankan

Saya tidak tahu bisnis Anda apa, tapi Saya meyakini bahwa jika Anda ingin mendapatkan hasil optimal dari bisnis yang Anda jalankan, kuasailah 3 pilar berikut ini:

1. List
2. Copy
3. Offer

Yuk kita bisa bahas satu per satu...


Pertama, LIST.

List bicara tentang siapa audience atau target market bisnis Anda. Dimana mereka ngumpul, apa kebiasaannya, apa minatnya, berapa usianya, dst.

List yang baik adalah MILIK SENDIRI, seperti List Email, Nomor Handphone, dan Pixel.

Karenanya, milikilah list tersebut. Kuasailah bagaimana cara mengumpulkannya, mengelolanya, dan memfunnelnya sampai pada produk yang Anda tawarkan.

Belajarlah ilmu LIST BUILDING, entah itu di Email, WhatsApp, atau Facebook Ads.

Karena di media tersebutlah Anda bisa memiliki list milik sendiri.

Bagaimana dengan Instagram?
Bagaimana dengan Facebook Personal?
Bagaimana dengan Channel Telegram?

Jawab:
Itu semua adalah list milik orang lain.

Artinya, Anda tidak bisa ambil data mereka. Anda cuma 'numpang' di media orang lain. Jadi kalau misal ada pemblokiran atau masalah lainnya, itu konsekwensinya.

Karenanya, saran Saya, mulailah fokus membangun list milik Anda sendiri.

Kapan?
Sekarang. Dan seterusnya...



Kedua, COPY.

Copy bicara tentang bagaimana cara Anda menawarkan produk yang Anda jual pada list yang Anda miliki. Dapat berupa tulisan, image, video, layout, dll,

Copy yang bagus memiliki konversi yang tinggi, alias menghasilkan penjualan. Dan untuk membuat copy yang bagus, Anda perlu pahami karakteristik dan seluk beluk target market produk tersebut. Karena dari situlah copy dibuat.

Belajarlah ilmu copywriting, di buku Easy Copywriting, dan bisa Anda pesan di http://billionairestore.co.id

Belajarlah cara membuat cerita (story telling) yang menarik..

Belajarlah cara membuat video marketing yang bagus..

Belajarlah cara membuat desain promo yang keren..

Pokoknya: pelajari semuanya.

Kalau gak sanggup pelajari semuanya, rekrutlah orang yang ahli di bidangnya.

Udah, gitu aja, sesimpel itu.


Ketiga, OFFER.

Offer bicara tentang apa sebenarnya produk yang Anda jual. Misalnya: barang atau jasa.

Offer yang baik muncul atas dasar pemecahan masalah dan pemenuhan kebutuhan market.

Karenanya, jangan asal buat buat. Sekali lagi, jangan asal buat produk.

Jangan egois. Jangan ego sentris.

Buatlah produk yang benar-benar market butuhkan, bukan yang 'menurut Anda' market butuhkan. Beda...

Ada risetnya dulu. Ada surveinya dulu. Ada proses mikirnya dulu. Gak sembarangan...



Sekarang, mari kita berandai-andai...

Pertama,
Seandainya list + copynya bagus, tapi offernya jelek, apa yang akan terjadi?

Ya, sulit banget terjadi konversi penjualan disebabkan bawaan produknya emang jelek. Wajar, wong gak layak jual. Kalaupun misakan terjadi penjualan, akan muncul kekecewaan. Gak repeat order deh... Kebayang?

Kedua,
Seandainya copy + offernya bagus, tapi listnya gak targeted, apa yang akan terjadi?

Ya, susah banget jualnya. Ya iyalah, wong mereka gak butuh kok. Salah narget...

Ibarat kata jualan produk Hijab dengan angle akhwat tapi bidiknya cowok, jomblo pula, ya gatot (gagal total). Boncoss...


Ketiga,
Seandainga list + offernya bagus, tapi copynya jelek, apa yang akan terjadi?

Ya, orang gak ada nafsu dan urgensi untuk beli, walaupun bisa jadi mereka tertarik. Terlalu biasa copynya...

Pahaaaaaam....??

Oleh karenanya...

Jika Anda ingin mengoptimasi bisnis online Anda, maka perhatikan 3 pilar ini baik-baik. Optimasi ketiganya.. semuanya.

Listnya harus targeted...
Copynya harus ciamik...
Offernya harus bagus...

Tentunya, saat melakukan itu semua, Anda harus mengukurnya.

Tes.
Ukur.
Tes.
Ukur.
Tes.
Ukur.

Baca datanya.
Perhatikan polanya.

Dari situ nanti Anda bakal tahu, mana pilar-pilar yang bisa Anda optimasi.

Kebayang ya?
Alhamdulillah...

Langsung praktek ya... Mainkan!

Semoga bermanfaat. 👌


Dewa

NB:
Belum ikut pre-order buku terbaru dari Billionaire Store?

Yuk ah langsung menuju link http://jualanlarisdarigoogle.com

Mumpung harganya lagi
murah banget, mending ikutan pre-order sekarang, sebelum harganya naik dan kelupaan

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...