Skip to main content

Enjoy Easy Excellent Earn Activities


 

Bismillah

Sekarang kami masuk ke zona 4E, menentukan aktivitas apa yang akan dikerjakan dalam projek passion. 

Yang perlu digarisbawahi adalah, passion itu membuat kita bahagia. Di awal kuliah bunda produktif, kita sudah lebih dulu menentukan passion kita masing2. Seharusnya, dalam menjalani projek passion ini, kita mengerjakan nya dengan bahagia.. Enjoy E1


Jika sudah merasa enjoy dalam mengerjakan aktivitas tsb karena misal sering berlatih,  sehingga kita menjadi merasa mudah saat mengerjakannya,  maka kita berada di tahap Easy E2


Kemudian, banyak tawaran yang bisa menambah jam terbang kita dalam mengupgrade skill di passion itu, lalu kita menerimanya, dan mampu melakukannya. Maka kita berasa di tahap excellent E3


Jika apa yang kita lakukan, sudah memberikan manfaat bagi diri kita, orang disekitar kita, baik itu berupa ilmu, tenaga, ataupun harta benda, maka kita ada di tahap Earn E4


Dan semua aktivitas yang harus dilakukan selama projek passion ini berlangsung,,  kita cantumkan dan beri label 4E tadi.. 


Nah... 

Setelah di zona sebelumnya, kita membuat milestone, skrg lebih mudah bagi kita dalam menentukan aktivitas apa saja yang harus dilakukan menuju goals REKAT Kafe.

Yang paling prioritas bagi saya bahkan urgent, adalah membuat video parade karya.. Waaaaah itu seru banget. Meeting sama cluster leader hari ahad malam, padahal baru aja pulang abis belanja bulanan. Eeeeh langsung meeting. Dan dikasih deadline senin pk 13.00 untuk menyelesaikan video di cohousing

Lalu saya ditugaskan menjadi PJ video di cluster, untuk mengemas semua videonya agar segera disetor ke leader city.. Aaaaaaa pokonya udah dag dig dug serrrrr... Waktu itu terasa begitu cepat. Belum lagi saat editing, hp nge restart berkali kali.... Udah ngehang karena nonstop di pake editing sehari semalem.. 


Alhamdulillah setelah selesai dengan urusan video, bisa bernafas sejenak...  Ihihi... 

Kini tinggal fokus untuk menyusun konsep dari teknis penyajian materi di REKAT Kafe. Sambil menanti jadwal pelatihan-pelatihan yang akan diikuti untuk upgrade skill para karyawan Rekat Kafe.



Alhamdulillah, sungguh terasa semakin hari tetangga Baiti Jannati semakin kompak, semakin Rekat, semakin solid dan semakin bertanggung jawab dengan perannya masing2.


Semoga projek REKAT Kafe ini segera launching yaaaaa..  Dengan memberikan kebermanfaatan untuk para hexagonia dan seluruh ibu di dunia


Oiya, di zona ini REKAT Kafe akhirnya punya logo dan sticker-sticker lucu di WA. Alhamdulillah Marketing Office kami, memiliki tim design yang keren dan gercep. Karena ga lama setelah aku minta dibuatkan logo, tim design kemudian menetaskan 3 logo bersamaan. Dan akhirnya kami melakukan voting. Inilah logo kita


by Iffa

by Oshi

By Neni

Dan berikut hasil ice breaking dari Resepsionis REKAT Kafe, mba Neni.

Dan berikut filosofi dari logo REKAT Kafe 

*MAKNA TULISAN DAN PEMILIHAN HURUF*

Tulisan REKAT: *sanchez*, memberikan kesan modern dan menggambarkan sesuatu yang kuat dan teguh.


Tulisan Kafe dan REsiliensi KelurAga kiTa : *Glacial Indifference* memberikan kesan modern serta menggambarkan sesuatu yang universal, global, dapat diterima oleh segala golongan. 


*Makna Gambar dan Warna*


*Siluet Ayah, Ibu dan Anak* bermakna keluarga yang rekat dan penuh kasih sayang


*Siluet daun* bermakna keteduhan dan tempat kembali dari beraktivitas dari luar adalah keluarga, yang sedia merengkuh anggota keluarga dengan hangat dan lekat. 


*Cangkir* bermakna wadah dan kesatuan yang melindungi keluarga dari goncangan dari luar.



*Warna kuning* melambangkan rekat kafe diperuntukan untuk keluarga indonesia. 


*Warna hijau* menyampaikan pesan perasaan yang tenang, damai, dan keinginan untuk bertumbuh bersama keluarga Indonesia.


*Tulisan Resiliensi Keluarga Kita*


Merupakan tujuan berdirinya Rekat Kafe sebagai kafe keluarga yaitu menemani keluarga bertumbuh, mengetahui arti dan peran masing-masing keluarga sesungguhnya, mampu merawat kesehatan keluarganya hingga mampu membangun kedayatangguhan keluarga yang dihadang tantangan dari dalam dan luar.

Comments

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...