Skip to main content

Kontribusi Kota - Jatuh Cinta pada Hexagon City

Bismillah

Hexagon City... Kota virtual pertama di Indonesia, yang memiliki fasilitas begitu lengkap sehingga memberikan semua kebutuhan warganya. Tim formula beserta city leader membangun beberapa fasilitas-fasilitas yang sangat membantu kami dalam mewujudkan mimpi-mimpi kami.


Impian kami adalah mendirikan REKAT Kafe, yaitu Learning Kafe virtual di Indonesia yang menyediakan jasa pelatihan  di bidang keluarga dan parenting. Dengan tujuan membangun daya ketangguhan keluarga Indonesia. Dengan landasan QS An-Nisa : 9, tentang perintah untuk tidak meninggalkan generasi yang lemah. Sehingga REKAT Kafe hadir untuk merekatkan yang jauh, mendorong lebih tangguh, menenangkan jiwa. 


Dan saya mengambil peran menjadi seorang Manajer di REKAT Kafe 


Sebelum mewujudkan semua itu, ibu septi membimbing para hexagonia untuk membangun pondasi karakternya masing-masing. Saya yang memilih karakter Adaptability, berusaha untuk menjadi orang yang fleksibel dan dinamis dalam berbagai kondisi di REKAT Kafe, terutama ketika menghadapi kondisi yang diluar ekspektasi saya. Alhamdulillah, selama beberapa bulan membersamai REKAT Kafe ini, no baper, no galau, no SR, no mogokers alias patah semangat... Begitu antusias dalam menjalani setiap prosesnya. Jugaaa, saya lebih bosa menghandle antara virtual Vs dunia nyata alias keluarga tercinta saya. Tidak seperti dahulu, disaat mengambil beberapa peran di IIP, dan akhirnya saya mendapatkan lampu merah dari suami tercinta.


Setelah itu, ibu septi menggiring kami untuk menentukan habit yang akan dilatih selama menjadi manager di REKAT Kafe ini. Dan saya memilih untuk meluangkan waktu 10-15 menit sehari untuk memantau progress kinerja para karyawan. Dan alhamdulillah saya konsisten menjalaninya. Bahkan saya memakan waktu lebih lama dari itu untuk memantau kinerja mereka. Terutama jika sudah diskusi dengan bagian HRD. Banyak sekali yang harus dibicarakan ttg kinerja para karyawan ini. 


Lalu setelah itu masuk ke zona 4E, dimana ibu memfasilitasi kami untuk memilah aktivitas - aktivitas di REKAT Kafe yang membuat kami enjoy, easy, excellent dan earn dalam menjalaninya. Dan memang sangat enjoy dalam membangun REKAT Kafe ini. Kata ibu, menjalankan aktivitas yang sesuai dengan passion kita, memang akan membuat kita bahagia. Dan beberapa aktivitas yang saya pilih, sudah berada ditahap easy dalam melakukannya. Juga ada yang sudah berada di tahap excellent. Shining 4E

Begitulah perjalanan saya selama 3 bulan di Hexagon city ini. Yang paling berkesan disini adalah, begitu banyaaaaaak sekali kejutan yang mendebarkan dan penuh tantangan juga kejar tayang. Sehingga saya harus berlari sambil tetap tegar dan mencari pegangan agar jangan oleng. 

Seru banget nih kalau udah ngobrol sama teman-teman di baiti jannati. Disaat harus berlari kita bisa saling menguatkan.Dan disaat ada yang lemas, kita berhenti sejenak dan mengulurkan tangan, bernafas dan berjalan perlahan. 

Ga cuma tugas kooo yang diobrolin. Selain aliran rasa, yang paling favorit adalah membahas makanan, berpantun, kadang curhat tentang cucian dan juga acara ngedate sama pasangannya. 

Juga banyak keseruan di CH leader juga city leader dan tim formula. Ternyata bukan hanya saya, atau Baiti Jannati yang merasakan manis asam asinnya nano nano ini. Tapi city leader pun sama yaaaaaaa. 

Bagi yang penasaran dengan kota virtual ini, silakan mampir yaaaaa

a. INSTAGRAM 

https://instagram.com/cityhexagon

b. YOUTUBE

https://www.youtube.com/channel/UCc46eRUB0g73S-EZWEyZYcA

c  Fanpage FACEBOOK

https://www.facebook.com/103723334855364/

d. WEBSITE

https://sites.google.com/view/hexagon-city

e. HEXA RADIO

http://anchor.fm/hexaradio

f. HCTV 

Akan LIVE serentak di FBG Institut Ibu Profesional dan Fanpage Hexagon City

Dan sebagai hexagonia lovers, saya membuktikannya dengan ikut berkontribusi diseluruh akun sosmed Hexagon City.


Semoga semakin sukses ya hexagon City. Dan masuk rekor muri. Aamiiin

Comments

Popular posts from this blog

Menyambut Tamu Istimewa Ramadhan 1443H

Alhamdulillah sudah dipenghujung Bulan Syaban. Untuk menyambut bulan Ramadhan kali ini, kami buatkan Ramadhan tracker bagi mama - mama yang berencana untuk membersamai ananda tercintanya di bulan yg penuh berkah ini.  Silakan di save Printablenya, Namun follow dulu IG kami ya 👉 @puspaferdina Jika sudah follow akun IG nya, silakan mama download printable Ramadhan tracker di bawah ini Ramadhan Tracker Ajak ananda untuk menentukan ibadah apa yang ingin dicapai pada Ramadhan kali ini. Dan dampingi mereka untuk istiqomah dalam menjalankan targetnya.  Contoh pengisian : Agar ananda lebih bersemangat, silakan download Printable My Reward berikut.  Beberapa membolehkan untuk memberikan reward kepada anak karena sudah berpuasa Namun yang lebih utama adalah, dengan mengenalkan reward yg Allah berikan Dengan bahasa yang sederhana, sehingga mudah dimengerti oleh anak MisalnMisalnuya seperti yg dipaparkan dalam buku Ramadhan Gapai Jannah dari penerbit Sakeena Berikut saya sertakan ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...