Skip to main content

Zona G - Yuk Pakai Topimu

 


Bismillah... Masih di zona Growth, pekan terakhir... Ibu mengisi huddle di rabu malam dengan membawa materi Six Thinking Hats. Apa itu six thinking hats? Metode tentang pola berfikir untuk membantu mengambil keputusan.

Mulai dari topi biru, yaitu tantangan dan tujuan yang ingin dicapai. Kemudian topi putih, hadirkan data dan fakta. Lalu topi hijau, buat ide sebanyak-banyaknya. Lanjut ke topi kuning yaitu kelebihan dari ide, dan topi hitam yaitu kekurangan dari ide. Terakhir adalah topi merah, tanpa melihat data dan fakta, beri penilaian sesuai dg intuisi.

Setelah selesai, kembali ke topi biru. Dan tentukan 3 solusi terbaik dari semua ide yg didapat. Lalu tentukan 1 ide terbaik dari ketiganya.

Suasana diskusi pekan ini memang maju mundur cantik. Karena banyak yang tidak bisa ikutan botram. Di wag pun ga selalu hadir ketika diskusi. Ditambah lagi saya yg suka kelupaan untuk membuka diskusi, karena tugas domestik yang melebihi batas kemampuan hehehe.

Namun alhamdulillah, beberapa tetangga telah mengerjakannya di awal waktu

Dan sebelum memulai diskusi, pekan ini saya mengirim surat cinta, tentang kondisi semangat dari masing2 tetangga. Karena jujur saya pun merasa down jika kondisi grup seperti ini terus. Diskusi ga hidup, yang hadir botram hanya sedikit. Saya sempat mengira, kalau mereka sepertinya tidak akan melanjutkan PP ini.

Namun setelah saya mendapatkan balasan, ternyata semangat mereka masih besar dalam melanjutkan REKAT Kafe. Hanya keadaannya saja yg saat ini lebih banyak tantangan di dunia nyata. Sehingga porsi di REKAT Kafe agak minim.

Ini sedikit melegakan hati. Walau skrg pun masih timbul tenggelam rasa semangat dan khawatir dengan keadaan grup.



Setelah selesai lembar personal, barulah baiti jannati menentukan action item pekan ini. Kami sepakat di pekan ini untuk konsentrasi menjadi marketing bagi setiap menu hidangan di REKAT Kafe. Dan tadi pagi kami memulai untuk menyamakan persepsi tentang materi Mango Espresso. Kemudian dilanjut untuk membahas strategi marketingnya. Apa saja yg harus dilakukan untuk menarik minat pelanggan datang ke REKAT Kafe.

Alhamdulillah sudah 2 orang yang mendaftar di menu Mango Espresso. Semoga setiap harinya, ada yg datang untuk memesan menu ini.

Comments

Popular posts from this blog

Anda Perlu Suplemen Jika...

Riset menunjukkan, setiap hari, tubuh membutuhkan sekitar 45 jenis zat gizi. Untuk bisa melengkapi kebutuhan 45 zat gizi itu, menu harian harus terdiri atas empat sampai lima jenis menu setiap kali santap. Melihat banyaknya kebutuhan zat gizi tersebut, rasanya, banyak dari kita yang mengalami kekurangan sejumlah zat gizi tersebut. Nah, untuk mengatasi kekurangan sejumlah zat gizi ini, kita memerlukan vitamin ekstra. Kini banyak dijual makanan tambahan atau food suplemen dan multivitamin. Bentuk dan jenisnya juga beragam. Ada yang berbentuk pil, cair, dan tablet. Sedang fungsinya sangat beragam, sesuai zat penyusun di dalamnya. Memang, baik suplemen maupun multivitamin mengandung zat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, dari beberapa penelitian, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya akan melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Selain itu, perkembangan tubuh saat masih anak-anak juga tergantung ...

Dengar Musik 2 Jam Non Stop Picu Sakit Kepala dan Migrain

Sering mengalami sakit kepala atau migrain terus menerus? Mungkin penyebabnya berasal dari kebiasaan Anda mendengarkan musik. Menurut peneliti, mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop tiap harinya bisa berbahaya untuk kepala, khususnya bagi remaja. Dengan membandingkan kebiasaan sekitar 1.025 remaja usia 13 hingga 17 yahun, peneliti menyimpulkan bahwa mendengarkan musik selama satu hingga dua jam non stop dalam satu hari bisa memicu sakit kepala atau migrain. Dari hasil survei, 489 partisipan mengaku sering menderita sakit kepala sedangkan 536 lainnya tidak. Setelah ditelusuri, partisipan remaja yang mengalami sakit kepala biasa mendengarkan musik dari MP3 atau iPod selama satu atau dua jam setiap harinya. Astrid Milde-Busch dari Ludwig-Maximilians-University, Munich mengatakan bahwa bukan aktivitas mendengarkan musiknya yang menyebabkan sakit kepala, tapi frekuensinya. "Buka...

Perjuangan Seorang Bidan Desa

BADUI Kabut merayap pelan di sebagian punggung Pegunungan Kendeng pada pagi, Tepat pukul 06.15 seorang wanita muda berbaju hitam berjalan pelan menaiki tangga buatan di sebuah jalan setapak yang melintasi perbatasan kampung suku Badui Luar di Kampung Kadu Ketug. Dia menuju Desa Ciboleger, sebuah desa di luar kawasan Badui. Sambil menutupi sebagian wajahnya, ibu muda bernama Lis, 20, itu tampak kedinginan. Pagi itu perempuan Badui tersebut sudah berjanji untuk berobat di tempat praktik Bidan Eros Rosita di Desa Ciboleger. Dia adalah satu-satunya tenaga medis yang telah mendapatkan “lisensi” dari para tetua adat suku Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengobati warga Badui secara langsung. ”Dulu tidak begini. Pasien sangat minim karena takut berobat. Mereka lebih percaya kepada dukun,’’ ujar Rosita setelah menangani sejumlah pasien. Pada jam-jam tertentu sebelum atau setelah bertugas di Puskesmas Ciboleger, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, wanita 38 tahun itu membuka praktik di ke...